Sabtu, 04 Juli 2020

Fiksimini

Kumpulan fiksimini 

Eling

Kala pencapaianmu disapu air bah.
Hanya istighfar yang wajib ada dalam gumammu.
Bukan lagi swafoto tentang segala isinya.
-----------syl-------

Ambyar

Ambulance berhenti tepat di samping rumah, lengkap dengan petugas berhazmat.
Ahh..kemarin aku bersalaman dengan tetanggaku itu.
-----------syl-------

17/09/20

Setelah waktu berlalu, aku tahu.

Tak ada kebetulan dalam sebuah takdir.

Walaupun takdir ditentukan dari pilihan kita

tapi terkadang takdir itu juga yang memilih kita.

============================================

Tak ada kebetulan dalam takdir. 

Suatu saat takdir pasti akan datang.

Tapi ketika sudah sadar akan artinya,

semuanya pasti sudah terlalu terlambat.

===========================================

 

Mengubah takdir memang tak mudah.

Makin besar takdir itu, makin panjang jalan yang ditempuh untuk sampai tujuan.

Kita hanya belum sampai di tujuan.

============================================

Suatu saat kau akan melihatku menghilang. 

Walaupun begitu, jangan khawatir saat itu terjadi,

aku hanya berjalan melalui waktu yang berhenti.

============================================

Kenapa kau seperti itu?

Kau duduk sendirian di tepi sungai,

Ketika tanaman hijau mulai bermunculan,

ketika air bergerak tenang karena angin musim semi,

kau berjanji bahkan jika kau pergi, kau tak pergi selamanya.

Itu yang kau janjikan.

Setiap hari aku duduk di tepi sungai,

memikirkan sesuatu tanpa ada akhirnya.

Saat kau berjanji bahkan jika kau pergi, kau tak pergi selamanya.

Apa kau memintaku untuk tak melupakanmu?

==============================================

Ada hubungan di satu dunia yang lebih jauh daripada dua dunia.

===============================


 

12/10/20

Tidak perlu memaksakan kebenaran menyakitkan pada kebahagiaan kecil.

=======================================




Kenalan yuk


#bionarasi @Ruang Literasi Sulteng

Kenalan yuk sama saya.

Hampir dua puluh tujuh tahun bermukim di Kota Palu karena melanjutkan studi di Faperta Untad, saya aslinya anak Gorontalo. Lahir hingga lulus sekolah lanjutan tingkat atas dihabiskan di kota kecil itu.  

Mengawali pengalaman kerja sebagai tukang ngurus pengungsi akibat konflik sosial di sebuah NGO Internasional. Menjadi pelayan di bidang kemanusiaan bukan hal asing lagi bagi saya.  Berpindah-pindah tempat penugasan tuk sekedar melayani dan ikut meringankan beban kaum pengungsi, sampai kami sendiri nyaris jadi korban gara-gara konfliknya memanas. 

Nah.. kalau mau lihat aktivitas saya saat ini, yuk ke SMK Negeri 3 Sigi, letaknya di Desa Porame, sebuah desa kecil di Kabupaten Sigi yang letaknya sedikit agak jauh dari Kota Palu. Tapi bersyukur sih, yang ini agak mending, cukup dekat dibanding lokasi sekolah sebelumnya, SMKN 2 Sigi, di Kulawi Selatan.
By the way..saya juga pernah ngajar di SMKN 1 Sigi, mungkin nasib sering pindah tugas, asal ga pernah pindah ke lain hati ya. Heheh. Apa sihh. 

Alhamdulillah yang tak pernah pindah ke lain hati ini dianugerahi sepasang putra putri dari si tambatan hati yang alhamdulillah juga cuma satu. Heheh

Ok, segitu dulu ya #bionarasi singkat saya. Yuk tengok saya di akun pribadi,  (promo haha..) biar tau lebih lengkapnya.

Salam literasi ya sahabat Rulit.

-------------syl----------